Jakarta, – Debat pamungkas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Timur 2024, yang digelar pada Kamis (21/11/2024) di Studio Metro TV, Jakarta, menjadi ajang strategis bagi pasangan calon nomor urut 2, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, untuk menampilkan visi inovatif mereka.
Dalam acara yang dimulai pukul 20.30 WITA ini, tema besar “Ekonomi, Pendapatan Daerah, Kebudayaan, dan Lingkungan” menjadi fokus utama diskusi.
Salah satu program unggulan Rudy-Seno yang mencuri perhatian publik adalah transformasi lahan bekas tambang menjadi pusat produksi pangan. Ide ini dinilai sebagai solusi kreatif untuk memanfaatkan potensi wilayah Kalimantan Timur sambil menjaga kelestarian lingkungan.
Rudy Mas’ud memulai debat dengan menggarisbawahi pentingnya kekayaan budaya dan sejarah Kalimantan Timur, termasuk fakta bahwa wilayah tersebut menjadi tempat berdirinya kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai.
“Kekayaan budaya ini adalah warisan yang tak ternilai. Dengan teknologi dan kecerdasan buatan, kami ingin mengangkat potensi ini untuk mendorong sektor pariwisata,” ujar Rudy.
Selain itu, ia memperkenalkan aplikasi SAKTI (Satu Akses untuk Kalimantan Timur), sebuah inovasi digital yang dirancang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“SAKTI akan menjadi jembatan bagi rakyat untuk terhubung langsung dengan pemerintah, memastikan pelayanan publik yang lebih responsif dan efisien,” tambahnya.
Dalam pemaparannya, Rudy menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya alam dengan pelestarian lingkungan. Ia menyebut potensi besar Kalimantan Timur dalam sektor kelautan dan perikanan sebagai aset berharga yang harus dijaga.
“Kita diberkahi laut yang kaya dan hasil ikan yang melimpah. Ini adalah anugerah yang harus kita manfaatkan secara bijak dan berkelanjutan,” tegasnya.
Rudy juga memaparkan langkah strategis untuk mereklamasi lahan bekas tambang, menjadikannya area produktif bagi pertanian dan perikanan.
“Kami ingin menciptakan kawasan yang menjadi sumber pangan, protein dari laut, dan hutan yang tetap menjadi paru-paru dunia,” katanya.
Membayangkan Kalimantan Timur di masa depan, Rudy optimis wilayah tersebut dapat menjadi rumah yang makmur bagi generasi mendatang.
“Anak cucu kita akan hidup di lingkungan yang sehat, mengonsumsi hasil laut segar, menikmati hasil pertanian yang melimpah, dan menghirup udara bersih dari hutan kita,” ujar Rudy penuh semangat.
Pasangan Rudy-Seno didukung oleh koalisi besar yang terdiri dari 11 partai politik, termasuk Golkar, Gerindra, Nasdem, dan PKS. Rudy, yang merupakan mantan anggota DPR RI dan Ketua DPD Golkar Kaltim, berpasangan dengan Seno Aji, mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim dari Gerindra.
Menutup debat, Rudy menyampaikan pesan yang menginspirasi.
“Kami hanya perantara dalam mewujudkan harapan masyarakat. Semua ini demi masa depan Kaltim yang lebih baik dan menuju generasi emas,” ucapnya.
Dengan visi transformasi yang kuat dan dukungan politik yang solid, pasangan Rudy-Seno optimis mampu merebut hati pemilih dalam Pilkada Kalimantan Timur yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.(red)

More Stories
Bupati Dianugerahi Pembina Terbaik, BUMD Bojonegoro Raih Dua Penghargaan TOP BUMD 2026
Koordinasi dan Diskusi Terkait Berbagai Permasalahan di Desa Bersama Sri Wahyuni
Bupati Bojonegoro Tekankan Percepatan Penurunan Kasus Stunting Harus Berbasis Data