Sidoarjo, – Musibah ambruknya mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, menyisakan duka mendalam. Hingga Kamis (2/10/2025), tercatat lima santri meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Proses evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan berbagai upaya terbaik. Penanganan lapangan dipantau langsung oleh Kepala BNPB Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Emil Dardak.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, S.Kep., Ns., turut meninjau lokasi kejadian. Sri Wahyuni menekankan pentingnya prioritas penuh pada evakuasi menyeluruh korban, serta mendorong evaluasi standar keamanan bangunan pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Mari kita rawat kebersamaan dan terus mendoakan yang terbaik untuk para korban serta keluarga,” ucap Sri Wahyuni saat meninjau lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pertolongan medis terus berlangsung, dengan upaya maksimal dari seluruh tim yang terlibat.(sr/red)

More Stories
Perjalanan dari Bojonegoro menuju Baitullah, ribuan jamaah haji dilepas dengan iringan doa serta penuh harapan.
Perkuat Konektivitas, Babinsa Kodim Bojonegoro dan Warga Dirikan 10 Jembatan Perintis Garuda
Sri Wahyuni Apresiasi Perempuan Inspiratif Jatim di Momentum Hari Kartini