16 September 2026

Pameran Tunggal SBY di Surabaya, Sri Wahyuni Soroti Detail dan Makna Lukisan

Ragamnusantara.id, SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni mengajak masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk datang langsung menikmati pameran lukisan tunggal karya Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ajakan tersebut disampaikan setelah Sri Wahyuni menghadiri pembukaan pameran di Voza Tower Lantai 25, Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Sri Wahyuni mengaku terpukau melihat berbagai karya lukisan SBY yang dipamerkan. Menurutnya, karya-karya tersebut menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam mengolah warna sekaligus menangkap suasana dan detail objek yang dituangkan ke dalam kanvas.

“Luar biasa, bagus-bagus. Pak SBY itu walaupun baru lima tahun menggeluti dunia lukisan, tapi lukisannya sudah sangat luar biasa. Seperti lukisan profesional,” ujar Sri Wahyuni.

Ia menilai kekuatan lukisan SBY tidak hanya terletak pada keindahan visual, tetapi juga pada ketepatan dalam menggambarkan objek. Sejumlah lukisan, kata Sri Wahyuni, dibuat berdasarkan pengamatan langsung terhadap objek atau lokasi yang menjadi sumber inspirasi.

“Beberapa itu diambil langsung di tempat dan hasilnya sangat luar biasa. Sangat mirip sekali dengan realnya,” katanya.

Selain mengapresiasi teknik dan detail lukisan, Sri Wahyuni juga mencermati cerita serta makna yang terkandung dalam sejumlah karya. Salah satunya adalah lukisan Bendera Merah Putih yang dibuat dalam waktu kurang dari 24 jam. Karya tersebut merefleksikan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia.

Karya lainnya, Debur Ombak Pantai Pacitan, memiliki keterkaitan dengan kampung halaman SBY. Sementara itu, lukisan Langit Senja memiliki sisi emosional karena berkaitan dengan kenangan SBY terhadap mendiang Ani Yudhoyono.

Menurut Sri Wahyuni, keberagaman cerita di balik lukisan tersebut memperlihatkan bahwa seni tidak hanya menjadi sarana untuk menghadirkan keindahan. Lukisan juga dapat menjadi media untuk menuangkan pengalaman, kecintaan terhadap tanah air, perasaan, hingga kenangan pribadi.

Baca Juga :  Pariwisata Bojonegoro Makin Diminati, Pendapatan Tahun 2025 Capai Rp 1,19 Miliar

Karena itu, Sri Wahyuni mengajak masyarakat untuk tidak sekadar melihat pameran melalui foto atau informasi di media sosial, tetapi datang langsung agar dapat menikmati karya-karya SBY secara lebih dekat.

“Biar tidak penasaran, langsung datang saja ke sini. Lukisannya bagus-bagus,” ajaknya.

Pameran lukisan tunggal SBY tersebut masih berlangsung hingga 29 September 2026 di Voza Tower Lantai 25, Surabaya. Masyarakat Surabaya dan sekitarnya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat secara langsung karya-karya SBY sekaligus mengapresiasi perjalanan dan ekspresi seninya melalui lukisan.(sr)