26 Oktober 2026

Off Road Adventure Meriahkan HJB ke-349, Kenalkan Potensi Wisata Alam Bojonegoro Selatan

Ragamnusantara.id, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Off Road Adventure dalam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 tahun 2026. Kegiatan yang dimulai pada Kamis (22/10/2026) tersebut mengusung tema penjelajahan wilayah selatan Bojonegoro sekaligus mempromosikan potensi wisata alam daerah.

Petualangan ini diikuti para penggemar otomotif off-road dari berbagai daerah, termasuk Tim Jalak Hitam dan rombongan dari Bali yang membawa empat unit kendaraan jip. Sebanyak 15 roader juga dilaporkan berasal dari Sumatera Selatan, Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang.

Pada hari pertama, peserta menjelajahi sejumlah wilayah, mulai dari Dolokgede, Turi, Nglampin, hingga Kecamatan Sekar. Mereka menghadapi beragam medan, seperti jalur sungai, tanjakan, turunan, dan kawasan hutan sebelum menuju destinasi wisata Atas Angin.

Memasuki hari kedua, perjalanan direncanakan berlanjut melewati kawasan Handeleh dan Pragelan yang memiliki medan perbukitan serta bebatuan lepas. Rute kemudian mengarah ke Dusun Jomblangjati, Desa Krondonan, di kawasan Gunung Pandan, sebelum berakhir di kawasan wisata Kayangan Api melalui jalur sungai, perbukitan, dan Mbugulan.

Selain menjadi ajang olahraga otomotif dan petualangan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan keindahan alam serta karakter geografis Bojonegoro bagian selatan kepada peserta dari luar daerah. Rute yang melintasi sejumlah destinasi wisata diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pariwisata lokal.

Dari aspek keselamatan, pengujian jalur disebut telah dilakukan menggunakan kendaraan tubular maupun full body. Meski demikian, pemeriksaan kondisi lintasan, terutama penyeberangan sungai, tetap diperlukan untuk memastikan keamanan peserta. Faktor cuaca, debit air, kondisi kendaraan, serta kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan.

Melalui kegiatan Off Road Adventure HJB ke-349 ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat mendorong promosi pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Kehadiran peserta berpotensi memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sepanjang rute untuk meningkatkan penjualan produk maupun layanan.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Mendampingi Kajati Resmikan Restorative Justice Se-Jatim dan Apresiasi Peran Media

Dengan pelaksanaan yang aman dan terorganisasi, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan kekayaan alam Bojonegoro kepada masyarakat luas sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.(sr/rn)