18 Juni 2026

Penjelasan Kadin Kominfo Bojonegoro Terkait Polemik Anggaran

Bojonegoro(Ragamnusantara.id) – Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro, Siswoyo, memberikan penjelasan mengenai kontroversi terkait alokasi anggaran untuk media online dan siber. Data terkait anggaran tersebut transparan dan dapat diakses oleh masyarakat.

Kadin Kominfo Siswoyo menjelaskan bahwa data tersebut memang benar, namun pemahaman terhadap data tersebut perlu dilakukan dengan cara yang tepat dan bijak.

Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk belanja jasa publikasi media dengan spesifikasi khusus, yaitu jasa publikasi melalui media siber. Rincian anggaran tersebut mencantumkan 539 media dalam perhitungan nilai koefisien. Dalam kolom satuan, tertulis media/kegiatan, sedangkan kolom harga menunjukkan angka Rp 700.000, dengan total keseluruhan mencapai Rp 377.300.000.

“Anggaran sebesar Rp 377.300.000 tersebut merupakan alokasi untuk jasa publikasi melalui media siber selama satu tahun. Hal ini juga tercantum dalam kolom satuan sebagai media/kegiatan,” jelasnya.

Siswoyo melanjutkan, dalam jangka waktu satu tahun atau 365 hari, kegiatan yang perlu dipublikasikan melalui media siber disesuaikan dengan anggaran yang telah disiapkan, yaitu sebanyak 539 kegiatan. Selain itu, satu kegiatan dapat ditayangkan melalui lebih dari satu media partner.

Oleh karena itu, Siswoyo berharap polemik tersebut dapat memberikan pemahaman yang benar agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan masyarakat. (sr/rn/lis)

Baca Juga :  Kemenag Apresiasi Polres Bojonegoro atas Pengamanan Keberangkatan Jamaah Haji