15 April 2026

Heboh! Motor Listrik MBG Rp42 Juta Disebut Mirip Produk Rp10 Jutaan di China, jadi begini..

Ragamnusantara.id, – Konten yang diunggah kreator Aryo Pamungkas menjadi viral di media sosial sejak Minggu (12/4/2026). Video tersebut menyoroti dugaan kemiripan motor listrik operasional dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan produk yang dijual di platform e-commerce asal China, Alibaba.

Viralnya konten tersebut memicu perbincangan publik terkait harga motor listrik yang digunakan dalam program MBG. Motor listrik jenis trail disebut memiliki harga sekitar Rp42 juta per unit, namun diduga mirip dengan produk di platform luar negeri yang dijual di kisaran Rp10 jutaan.

Polemik ini melibatkan kreator konten Aryo Pamungkas sebagai pihak yang pertama kali mengangkat isu, serta Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas program MBG.

Perbincangan berkembang di ruang digital, khususnya media sosial, dengan referensi perbandingan produk yang disebut berasal dari platform e-commerce internasional.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari Fajar.co.id, Aryo menyebut adanya kemiripan desain dan spesifikasi antara motor listrik MBG dengan produk di Alibaba. Perbedaan harga yang signifikan memicu pertanyaan publik, terutama jika dikaitkan dengan jumlah pengadaan yang disebut mencapai puluhan ribu unit.

Namun, hingga saat ini, informasi tersebut masih berupa dugaan. Belum ada data teknis resmi yang mengonfirmasi identitas maupun spesifikasi produk secara detail.

Menanggapi isu tersebut, BGN menyatakan bahwa harga pengadaan motor listrik justru berada di bawah harga pasar. BGN menyebut harga sekitar Rp42 juta per unit masih lebih rendah dibandingkan harga pasar yang bisa mencapai Rp52 juta.

Selain itu, BGN menegaskan bahwa pengadaan motor listrik ini ditujukan untuk mendukung operasional program MBG, terutama dalam menjangkau wilayah dengan akses sulit.

Hingga kini, belum ada hasil audit resmi maupun klarifikasi teknis yang memastikan adanya kesamaan produk seperti yang beredar di media sosial. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan lebih lanjut guna meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat.(red)

Baca Juga :  Hakim Ungkap Agnes Bohong Soal Diperkosa Oleh David