31 Juli 2026

Sri Wahyuni Serap Aspirasi Warga Tuban, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas

Ragamnusantara.id, TUBAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menggelar kegiatan reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait pembangunan infrastruktur serta kebutuhan sektor pertanian.

Reses dihadiri oleh para konstituen dari daerah pemilihan setempat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan legislator Partai Demokrat itu. Sejumlah usulan yang disampaikan masyarakat meliputi pembangunan jalan, perbaikan saluran drainase, hingga pembangunan bendungan untuk mendukung irigasi lahan pertanian.

Sri Wahyuni menjelaskan bahwa reses merupakan agenda resmi sekaligus kewajiban setiap anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut anggota legislatif dapat mengetahui kebutuhan riil warga sebagai dasar dalam memperjuangkan program pembangunan di tingkat pemerintah provinsi.

“Reses adalah momentum bagi seluruh anggota DPRD untuk turun ke masyarakat menyerap aspirasi di daerah pemilihan masing-masing,” ujar Sri Wahyuni.

Ia menambahkan, setiap aspirasi yang diterima akan dipelajari dan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah. Usulan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan program dan penganggaran di DPRD.

Sementara itu, apabila terdapat usulan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, pihaknya tetap akan membantu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti.

“Jika ada usulan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, kami juga akan membantu mengoordinasikan. Begitu pula sebaliknya,” jelasnya.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka. Salah seorang peserta, Solihin, berharap pembangunan jalan yang sebelumnya sempat terhenti dapat segera dilanjutkan karena dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat (RTD) di Bendungan Pacal

Aspirasi lainnya datang dari Dwi Yulianto yang mengusulkan perbaikan saluran drainase di RT 4 RW 3. Menurutnya, kondisi drainase saat ini memerlukan penanganan agar aliran air menjadi lebih lancar dan dapat mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

Di sektor pertanian, Ali Nukman mengusulkan pembangunan bendungan atau sekat di Sungai Kening. Ia menilai keberadaan bendungan tersebut akan membantu pemerataan distribusi air irigasi sehingga mampu mengairi seluruh lahan pertanian dan mendukung produktivitas para petani.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sri Wahyuni menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan didata, dipelajari, dan diperjuangkan sesuai mekanisme serta kewenangan yang berlaku. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dapat mempercepat realisasi program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Melalui kegiatan reses ini, Sri Wahyuni menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah, sehingga pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Tuban dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(red)