23 Mei 2026

Disnakkan Bojonegoro Terjunkan Tim untuk Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

Bojonegoro(Ragamnusantara.id) – Dalam rangka menyambut perayaan Idul Adha 1444 H, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kesehatan hewan kurban. Mereka membentuk tim yang terdiri dari tenaga paramedik dan dokter hewan yang akan melakukan pemeriksaan hewan kurban di 28 kecamatan yang mencakup seluruh wilayah Bojonegoro.

Tim pemeriksa juga melakukan pemantauan langsung dan berkoordinasi dengan para penjual hewan kurban dengan mengunjungi lapak-lapak yang menjual hewan kurban. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap hewan kurban yang dibeli oleh masyarakat telah memenuhi standar kesehatan dan kebersihan yang ditetapkan. Hewan kurban yang dinyatakan sehat akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Surat ini berfungsi sebagai bukti bahwa hewan tersebut dalam keadaan sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.

Dalam hal ketersediaan hewan kurban, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro juga telah menyiapkan jumlah yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“saat ini terdapat 28.751 ekor sapi, 18.076 ekor kambing, dan 22.356 ekor domba yang telah diperiksa dan memiliki SKKH. Semua hewan ini dipastikan layak untuk dikonsumsi, dibeli, dan dijadikan hewan kurban. drh. Luthfi Nurrahman, saat dikonfirmasi Rabu (7/6/2023).

Disnakkan juga mengimbau agar proses pemotongan hewan kurban tetap dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) guna menjaga kebersihan dan keamanan. Langkah ini bertujuan untuk menghindari potensi penyebaran penyakit.

Diharapkan melalui upaya ini, ketersediaan hewan kurban berkualitas di Kabupaten Bojonegoro tetap terpenuhi. Dengan demikian, masyarakat Bojonegoro dapat mempersiapkan kurban dengan tenang dan merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 H dengan khidmat. (sr/rn)

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Ajak Masyarakat Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan, Rajin Cek Kesehatan