7 Juli 2026

Wakil Ketus DPRD Jatim Apresiasi Mini LNG Plant Tuban, Dorong Hilirisasi Gas Bumi dan Ketahanan Energi Nasional

Ragamnusantara.id, – Beroperasinya Mini Liquefied Natural Gas (LNG) Plant milik PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Kabupaten Tuban mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, pada Senin (6/7/2026). Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat hilirisasi gas bumi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Politikus Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan Bojonegoro–Tuban itu menilai pembangunan industri hilir energi merupakan upaya penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Namun demikian, investasi yang masuk juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Mini LNG Plant ini menjadi bukti bahwa hilirisasi gas bumi terus bergerak maju. Harapannya, investasi seperti ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sri Wahyuni.

Ia mengatakan, keberadaan industri strategis seperti Mini LNG Plant di Tuban diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru, menggerakkan roda perekonomian daerah, serta mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri energi.

Menurut Sri Wahyuni, keberhasilan sebuah investasi tidak semata diukur dari besarnya nilai proyek yang ditanamkan, melainkan dari dampak ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mendorong perusahaan untuk mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR) secara berkelanjutan.

“Masyarakat di sekitar kawasan industri harus menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut. Penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kompetensi SDM, serta program CSR yang berkelanjutan menjadi kunci agar manfaat investasi dapat dirasakan secara luas,” tegasnya.

Sri Wahyuni berharap beroperasinya Mini LNG Plant menjadi momentum berkembangnya industri hilir gas bumi di kawasan Bojonegoro-Tuban. Dengan begitu, kawasan tersebut tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil energi, tetapi juga berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Wahono Berkomitmen, Dana Abadi Migas Untuk Masa Depan Berkelanjutan

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Berdasarkan siaran pers Kementerian ESDM, fasilitas yang dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp1,3 triliun tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat hilirisasi gas bumi sehingga memiliki nilai tambah lebih tinggi sekaligus mendukung target swasembada energi nasional.

Mini LNG Plant itu memanfaatkan pasokan gas dari Lapangan Sumber yang dikelola PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java. Dalam satu tahun, fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 55.300 ton LNG, 9.800 ton LPG, 19.600 barel kondensat, serta 21.000 ton CO₂ cair.

Menanggapi hal tersebut, Sri Wahyuni optimistis kehadiran fasilitas ini akan memperkuat ekosistem industri energi di Jawa Timur sekaligus meningkatkan daya saing daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Kami berharap keberadaan Mini LNG Plant ini menjadi awal lahirnya lebih banyak industri hilir berbasis gas bumi di Bojonegoro dan Tuban. Dengan demikian, potensi energi yang dimiliki daerah dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(red)