17 April 2026

Totalitas Peserta BNC 2023, Meriahkan Malam Bertabur Cahaya Purnama

Bojonegoro – Pada akhir Agustus, Semarak Bojonegoro Night Carnival (BNC) 2023 disambut dengan animo luar biasa dari peserta pawai. Persiapan mendalam telah dilakukan oleh para peserta jauh sebelum acara dimulai, dan semangat serta dedikasi mereka terlihat melalui partisipasi gemilang yang direspon meriah oleh para penonton yang memadati jalanan. Cahaya purnama yang cerah menghiasi langit malam, menambahkan nuansa magis pada perayaan tersebut.

Seiring melintasi rute BNC yang dimulai dari Jalan MH Thamrin, jalan dipenuhi oleh kendaraan hias yang tertata rapi sesuai dengan urutan yang telah ditentukan. Penonton memenuhi sisi-sisi jalan dengan antusiasme yang meluap.

Endang Sukowati, seorang koordinator peserta BNC 2023 yang mewakili Dinas Kepemudaan dan Olahraga, menjelaskan pendekatan unik yang diambil tahun ini. Mereka memilih tema yang berbeda dari sebelumnya, dengan menggambarkan adegan dari kisah Kera Sakti. “Kami ingin menjaga agar tidak monoton, itulah mengapa kami memilih pendekatan yang berbeda. Kali ini, kami mengangkat kisah Raja Airlangga dalam pencarian kitab suci, sambil memberikan pesan kebaikan melalui pembagian permen kepada penonton,” jelasnya.

Dalam totalitasnya, kostum peserta tidak hanya mewakili karakter Kera Sakti, tetapi juga mencakup tokoh-tokoh seperti Biksu Tong Cam Song dengan kalung marshmellow, Cu Pat Kai, Sung Go Kong, dan berbagai karakter lainnya.

Sementara itu, Ardhian Orianto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, mengungkapkan bahwa ada 38 orang yang mengiringi pawai dengan tarian khas. Kehadiran mereka dengan kostum yang dilengkapi dengan properti seperti tombak, kapak, dan atribut perjuangan lainnya, memberikan semangat ekstra pada peserta pawai.

“Kami menampilkan sosok Raja Kerajaan Majapahit ke-8, yaitu Rajasawardhana Dyah Wijayakumara, dalam penampilan kami,” tambahnya.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Kartini, Pemkab Akan Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng Khas Bojonegoro

Dalam kesempatan yang sama, Mahmudi, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, menegaskan bahwa persiapan BNC memerlukan waktu lebih dari 5 hari untuk menyiapkan mobil hias yang akan digunakan. “Seluruh tim kami begitu antusias dalam menyambut acara Bojonegoro Night Carnival ini. Terdapat 20 orang yang turut serta dalam persiapan,” ungkapnya.

Lebih rinci, nomor urut 41 dalam pawai ini mengambil tema Kerajaan Jenggala dengan menghias truk hias dalam desain rumah joglo. Tema ini merujuk pada kerajaan Hindu-Buddha yang pernah berdiri di wilayah Jawa Timur. Kerajaan Jenggala, yang ibu kotanya berada di Kahuripan di lembah Gunung Penanggungan, didirikan sekitar tahun 1042 M. Ini terjadi setelah Raja Airlangga membagi wilayah kekuasaannya untuk diteruskan oleh kedua putranya, meliputi wilayah Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto.(sr/rn/lis)