Tangerang – Sebuah gangguan serius pada pasokan air bersih dan persawahan yang mengering terjadi akibat terjadinya jebol pada pintu air 10 Bendungan Sungai Cisadane di Kota Tangerang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada sistem pintu air di mana 4 pintu air tidak dapat tertutup dengan rapat.
Kerusakan pada pintu air ini menyebabkan aliran air terus mengalir dan tidak bisa terbendung. Dampaknya, Sungai Cisadane tidak mampu mengaliri persawahan dan mengakibatkan gangguan pada pasokan air bersih.
Bendungan tersebut merupakan peninggalan dari zaman Belanda yang dibangun pada tahun 1927 dan saat ini menjadi aset milik Kementerian PUPR di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane-Ciliwung (BBWSCC) serta dioperasionalkan oleh Dinas PUPR Banten.
Menanggapi situasi ini, pihak berwenang telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna menangani kerusakan pada bendungan tersebut. Ruta menyatakan bahwa mereka telah berkomunikasi dengan kepala balai agar situasi ini mendapatkan perhatian serius, mengingat dampaknya yang melibatkan suplai PDAM serta efek turunannya. Upaya penanganan sedang berlangsung untuk mengatasi masalah ini. (sr/rn)

More Stories
Polres Bojonegoro Ungkap 4 Kasus Pencabulan dan Persetubuhan di Lokasi Berbeda, 7 Pelaku Diamankan
Polres Bojonegoro Ungkap Dua Kasus Curanmor, Dua Pelaku Diamankan
Takedown Berujung OTT: Alarm Bahaya bagi Kemerdekaan Pers di Kasus Mojokerto