16 April 2026

Bersama Masyarakat, Babinsa Koramil Kanor Bojonegoro Perbaiki Tanggul Ambrol di Desa Kedungprimpen

BOJONEGORO – Kerja cepat dilakukan jajaran Babinsa Koramil 10/Kanor Kodim 0813 Bojonegoro, bersama Bhabinkamtibmas, BPBD, BBWS, perangkat desa, dan warga untuk memperbaiki tanggul jebol di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Peristiwa ini terjadi akibat peningkatan debit air Kali Avour Ingas serta naiknya tinggi muka air Sungai Bengawan Solo.

Tanggul Kali Avour Ingas jebol pada Rabu pagi (18/12/2024) sekitar pukul 06.00 WIB. Dampaknya, air mengalir deras ke area persawahan di Desa Kedungprimpen dan beberapa desa di Kecamatan Baureno, seperti Pomahan, Karangdayu, dan Pucangarum. Ancaman kerusakan meluas, terutama bagi ribuan hektar sawah yang ditanami padi berusia 1,5 hingga 2 bulan.

Tim gabungan bersama warga bahu-membahu berusaha menahan aliran air dengan peralatan seadanya, termasuk bambu, sesek, terpal, dan karung berisi tanah. Penanganan darurat ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada area pertanian yang terdampak.

Komandan Koramil 0813-10/Kanor, Kapten Cba Puji Hariyono, menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan personel Babinsa untuk mendukung penanganan darurat bersama instansi terkait. Selain itu, dua unit perahu serba guna milik Kodim 0813 juga diterjunkan ke lokasi untuk mempermudah distribusi material yang diperlukan dalam upaya perbaikan tanggul.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar area tanggul jebol untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman banjir lebih lanjut,” ujar Kapten Puji Hariyono di lokasi.

Marno, seorang petani setempat, mengungkapkan bahwa kondisi tanggul sudah kritis selama dua hari terakhir akibat tingginya debit air. “Lebar tanggul yang jebol sekitar tiga meter dengan kedalaman dua meter. Ini kali kedua tanggul jebol di lokasi yang sama,” jelasnya.

Sementara itu, perangkat Desa Kedungprimpen, Yoyok, menjelaskan bahwa warga terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah kerusakan lebih besar. “Kami bergotong-royong agar titik tanggul yang jebol tidak melebar lebih parah,” katanya.

Baca Juga :  Semarakan HUT RI, Pemdes Banjarsari Adakan Lomba Gerak Jalan

Yoyok juga menambahkan bahwa Kali Avour Ingas adalah anak sungai yang mengalir dari Kecamatan Sumberrejo dan bermuara di Sungai Bengawan Solo di Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno. Saat ini, tingginya debit air di Bengawan Solo menyebabkan air dari hulu tertahan, memberikan tekanan besar yang akhirnya meruntuhkan tanggul.

“Peningkatan tekanan air dari hulu menjadi penyebab utama jebolnya tanggul ini. Kami akan terus berupaya agar kondisi darurat ini segera teratasi,” pungkas Yoyok.(sr/rn)