16 April 2026

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah Canangkan Bojonegoro Peduli Emisi Karbon

Bojonegoro(Ragamnusantara.id) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) mengadakan acara peluncuran Bojonegoro Peduli Emisi Karbon dan lomba Adibuana Carbon Award Tahun 2023 pada Rabu (14/6/2023). Acara tersebut diadakan di Pendopo Malowopati Bojonegoro dan dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup serta perwakilan dari PT. ADS.

Pada acara tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memberikan penghargaan berupa piagam dan piala kepada desa yang berhasil meraih predikat proklim utama. Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, menyampaikan bahwa PT. ADS telah memberikan kontribusi berupa dividen sejak tahun 2020 dan saat ini mereka menginisiasi penghargaan Emisi Karbon Award bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro. Anna Mu’awanah juga mengungkapkan keprihatinan terhadap perubahan lingkungan yang semakin terasa akibat penumpukan sampah plastik.

Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwa acara ini diadakan untuk melibatkan seluruh desa dalam penganugerahan Adibuana Carbon Award, dengan total hadiah Rp 250 juta yang terdiri dari thropi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Ia menekankan pentingnya pengurangan emisi karbon dalam gaya hidup masyarakat, termasuk mengurangi penggunaan sepeda motor, dan mendorong masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang peduli terhadap perubahan iklim.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dandi Suprayitno, menjelaskan bahwa PT. ADS membantu dalam memfasilitasi kegiatan terkait program Bojonegoro Peduli Emisi Karbon. Selain itu, Indonesia saat ini termasuk telah menandatangani komitmen untuk mengurangi emisi karbon. Dandi juga menyampaikan data mengenai emisi gas rumah kaca (GRK) di Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan rencana aksi daerah penurunan emisi GRK Kabupaten Bojonegoro tahun 2019, emisi GRK pada tahun 2018 mencapai 3.631.687 ton CO2eq dan diproyeksikan akan mencapai 5.670.451 ton CO2eq pada tahun 2022.

Baca Juga :  MKKS PK-PLK Gelar Pentas Seni hingga Pameran Karya Anak Didik Penyandang Disabilitas di Pendopo

Tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong masyarakat untuk mengambil tindakan adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim dengan cara mengurangi emisi karbon. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengakui upaya dan aksi yang telah dilakukan oleh masyarakat, serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan menerapkan pola hidup rendah emisi.

Dandi menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai emisi karbon dan perubahan iklim, serta mendorong keswadayaan masyarakat dalam mengurangi emisi karbon secara berkelanjutan. Pada bulan Agustus 2023, akan diadakan Penganugerahan Adibuana Carbon Award kepada 30 desa/kelurahan dengan kategori penyerapan emisi tertinggi, sedang, dan cukup. Hadiahnya berupa thropi Bupati, piagam penghargaan, dan uang pembinaan dengan total Rp 250 juta. Dinas Lingkungan Hidup akan mengirimkan panduan dan tata cara pengisian portofolio kepada setiap desa yang telah dibagikan sebelumnya. (sr/rn/lis)