29 April 2026

Bupati Bojonegoro Tampil di Ketoprak Plesiran Gentari Jagad

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah didampingi beberapa Kepala OPD ikut memeriahkan dan tampil langsung di pentas seni Ketoprak Plesiran berjudul ‘Gentari Jagad’, untuk zona 1 ini mengambil tema Prahara Nagara. Acara di lapangan Desa Megale Kecamatan Kedungadem, Sabtu (24/6/2023) malam, berlangsung meriah dan menghibur.

Menurut laporan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Budiyanto, Ketoprak Plesiran dengan lakon “Gentari Jagad” ini menceritakan kisah perjuangan seorang puteri raja yang harus menggantikan ayahnya setelah beliau wafat. Sang puteri menghadapi tantangan dan rintangan baik secara fisik maupun mental, namun akhirnya berhasil menjadi ratu di negara Dwipo Negoro.

“Pemain Ketoprak Plesiran melibatkan Ibu Bupati Anna Mu’awanah, Forkopimda, pejabat lingkup Pemkab Bojonegoro, juara lomba lawakan Bojonegoro tanggal 12 Juni 2023, serta seniman dan seniwati ketoprak Bojonegoro,” ungkapnya.

Budiyanto juga menjelaskan bahwa tujuan dari penyelenggaraan Ketoprak Plesiran Bojonegoro tahun 2023 adalah untuk menggali potensi seni budaya nasional dan menjaga agar adat budaya daerah tetap lestari dan berkembang. Selain itu, pentas ini juga ingin melibatkan masyarakat secara aktif dalam mengembangkan kebudayaan khususnya seni ketoprak di Bojonegoro serta memberikan dukungan bagi seniman dan seniwati ketoprak agar ada regenerasi.

“Selain itu, kita juga ingin memanfaatkan seni budaya sebagai pendorong ekonomi yang berbasis kerakyatan setelah pandemi COVID-19,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketoprak Plesiran akan diselenggarakan dalam empat zona. Zona satu telah dilaksanakan di Lapangan Desa Megale, Kecamatan Kedungadem. Zona dua akan dilaksanakan di Lapangan Desa Jono, Kecamatan Temayang pada tanggal 8 Juli 2023. Zona tiga akan berlangsung di Lapangan Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo pada tanggal 5 Agustus 2023. Sementara itu, zona terakhir akan digelar di Alun-alun Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 16 Agustus 2023 mendatang.

Baca Juga :  Pemkab Gelar Lomba Lawakan Bojonegoro, Pendaftaran Diperpanjang

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar, Dheny Ike Kirmayanti, menambahkan bahwa episode dengan tema Prahara Nagara ini mengisahkan pemberontakan yang dilakukan oleh Monco Projo, salah satu punggawa negara Dwipo Negoro. Namun, pemberontakan tersebut akhirnya dapat dihentikan oleh panglima bernama Rekso Projo.

“Episode ini akan dilanjutkan ke zona berikutnya dengan tema ‘Sayembara Sudamala’ dan akan melibatkan beberapa Kepala OPD lain sesuai dengan tema tersebut,” jelasnya. (sr/rn/lis)