Di Tengah Harga BBM Tinggi, Ini 6 Mobil Diesel Terlaris 2026
Di Tengah Harga BBM Tinggi, Ini 6 Mobil Diesel Terlaris 2026
Di tengah tren mobil EV, tantangan ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar, mobil diesel masih mempertahankan basis konsumen yang loyal.
/ News
Hendra September 16th, 10:13 AM September 16th, 10:13 AM Pasar otomotif nasional hingga Agustus 2026 menunjukkan dinamika yang seru.
Di tengah tren mobil EV, tantangan ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar, mobil diesel masih mempertahankan basis konsumen yang loyal.
Terutama di kelas SUV dan MPV keluarga maupun kendaraan bergaya off-road.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) periode Januari–Agustus 2026, permintaan terhadap beberapa model diesel unggulan tetap mencatatkan angka signifikan.
Berikut adalah urutan merek dan model kendaraan diesel penggerak 4×2 dengan angka penjualan tertinggi sepanjang delapan bulan pertama tahun 2026.
Toyota Kijang Innova (Diesel) menjadi pemimpin pasar yang tak tergoyahkan di segmen kendaraan keluarga bermesin diesel dengan catatan penjualan mencapai 18.289 unit.
Reputasi ketangguhan mesin, efisiensi bahan bakar, serta kenyamanan kabin membuat Innova diesel tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.
Di segmen Medium SUV, Toyota Fortuner membukukan angka wholesales sebesar 5.530 unit.
Mengukuhkan posisinya sebagai salah satu SUV ladder-frame paling diminati di tanah air.
Mitsubishi Pajero Sport yang menajadi kompetitor tangguh Fortuner ini menyusul di posisi ketiga dengan total penjualan mencapai 3.585 unit.
Produsen Cina masuk jajaran dengan hadirnya GWM Tank 500.
SUV premium berpenggerak 4×2, ini berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 191 unit.
Sementara ‘adiknya’ GWM Tank 300, SUV bergaya boxy dan off-road klasik dari GWM ini turut memberikan kontribusi positif dengan pencapaian 131 unit.
Terakhir, Hyundai Palisade yang menawarkan kemewahan kelas atas mencatatkan angka penjualan sebanyak 108 unit pada periode yang sama.
Pencapaian penjualan kendaraan diesel di atas terjadi di tengah industri otomotif nasional yang diwarnai oleh dua faktor penentu utama.
Pertama, tekanan harga BBM diesel non subsidi.
Kenaikan harga Pertamina Dex atau Dexlite yang kian tinggi memicu kekhawatiran akan terjadinya pergeseran preferensi konsumen menuju kendaraan bensin atau kendaraan elektrifikasi (EV/Hybrid).
Namun, data GAIKINDO membuktikan bahwa pembeli di segmen kendaraan berbadan besar umumnya memiliki resistensi finansial yang baik terhadap fluktuasi biaya operasional bahan bakar.
Kemudian, pasar otomotif Indonesia pada 2026 bergerak menuju diversifikasi yang lebih luas.
Kendaraan EV dan hybrid bertumbuh pesat, namun kendaraan konvensional bermesin pembakaran internal (ICE), khususnya diesel tangguh berkapasitas besar, tetap memegang pangsa pasar yang stabil.
Secara keseluruhan, meskipun dihadapkan pada tantangan biaya energi yang kian menanjak, segmen diesel 4×2 tetap membuktikan ketangguhannya dalam mempertahankan eksistensi di pasar otomotif nasional hingga kuartal ketiga tahun 2026.
| No. | Tipe | Jumlah Unit |
| 1 | Innova (model 2021/2025 | 18.289 |
| 2 | Fortuner (2.4 dan VRZ) | 5.530 |
| 3 | Pajero Sport (2.4 dan 2.5) | 3.585 |
| 4 | Tank 500 | 191 |
| 5 | Tank 300 | 131 |
| 6 | Palisade | 108 |
Copyright 2026
Related Article

More Stories
Astra Otoparts (AUTO) bawa teknologi otomasi manufaktur ke Filipina
Omoda and Jaecoo kejar 80 dealer, perkuat jaringan di SCBD dan Bekasi
Bedah efisiensi daya 3 mobil listrik terlaris, Jaecoo, Geely, dan BYD