16 April 2026

FGD Forum Pembaruan Kebangsaan, Pj Sekda Bojonegoro: Jadikan Perbedaan untuk Sejahterakan Warg

Bojonegoro – Pj Sekretaris Daerah Bojonegoro, Djoko Lukito, menegaskan pentingnya peran strategis Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) sekaligus pengukuhan FPK tahun 2024 yang berlangsung di ruang Angling Dharma lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro pada Kamis (12/12/2024).

Dalam sambutannya, Djoko Lukito mengingatkan kembali bahwa Republik Indonesia didirikan oleh berbagai suku, ras, dan agama yang bersatu demi membentuk sebuah negara yang kokoh.

“Keberagaman ini harus kita jadikan kekuatan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Djoko.

Ia juga mengingatkan para pengurus FPK agar mampu mengemban amanah dengan baik, terutama dalam membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, perbedaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh menjadi penyebab perpecahan.

“Mari kita satukan keberagaman ini menjadi kekuatan bersama untuk menjaga keharmonisan bangsa,” tambahnya.

Djoko menegaskan bahwa FPK memiliki tanggung jawab besar dalam meredam potensi konflik yang dapat mengganggu stabilitas sosial. FPK diharapkan menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah mengawasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan suku, ras, adat istiadat, dan agama.

“Jika muncul gesekan di masyarakat, FPK harus sigap berperan aktif untuk menjaga situasi tetap kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro, Mahmudi, mengungkapkan bahwa kegiatan FGD kali ini mengusung tema “Merajut Kebinekaan dari Bojonegoro untuk Indonesia”. Tema tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebinekaan, kebersamaan, dan solidaritas sosial guna menciptakan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.

“Kami berharap FGD ini dapat menjadi wadah komunikasi dan kerja sama yang memperkuat pembauran kebangsaan serta mencegah fanatisme kesukuan,” ujar Mahmudi.

Ketua FPK Bojonegoro yang baru dilantik, Hanafi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bojonegoro atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Hanafi menegaskan komitmen FPK untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjaring aspirasi masyarakat terkait pembauran kebangsaan.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Tekankan Peran Aktif Pendamping Desa dalam Pembangunan

“Kami akan berupaya meminimalisir konflik sosial agar dapat diselesaikan sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” ungkapnya.

Hanafi berharap FPK dapat menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk mendeteksi dan menangani berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat.

“Semoga keberadaan FPK memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan yang turut mendukung upaya penguatan pembauran kebangsaan di Bojonegoro. Dengan pengukuhan ini, FPK diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam merajut kebinekaan demi Indonesia yang lebih baik.(sr/rn)