16 April 2026

Folklore Workshop di B-TIFF Jadi Ajang Pertukaran Budaya Antar Negara

Bojonegoro – Folklore Workshop berlangsung energik. Delegasi empat negara bergantian memperkenalkan tarian khas negara masing-masing. Bahkan para peserta workshop diajak praktik langsung menari bersama-sama. Kegiatan ini digelar, Senin (24/7/2023) di Pendopo Malowopati. Pertukaran budaya ini sebagai sarana mengenal empat budaya negara delegasi, dan Rampoe Aceh, serta persembahan Tari Thengul khas Bojonegoro.

Berbagai kalangan hadir dalam acara ini, termasuk Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Presiden CIOFF Indonesia, dan peserta workshop yang meliputi siswa SMP, SMA/SMK, siswa sanggar, content creator, serta Kange Yune Bojonegoro.

Workshop ini menjadi semarak berkat paparan budaya, musik, dan tarian khas dari empat negara yang berbeda. Slovenia, India, Mexico, dan Uzbekistan menampilkan seni khas dari negara mereka. Selain itu, para peserta juga diajarkan Tari Rampoe Aceh.

Budiyanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa agenda workshop kali ini bertujuan untuk saling mengenal dan bertukar budaya antara para peserta. “Kita berusaha untuk saling memperkenalkan kebudayaan satu sama lain,” ujarnya.

Perwakilan dari Slovenia, Bosjtan, menyatakan rasa bahagianya bisa menghadiri acara di Bojonegoro. Ia menyambut baik kedatangannya ke kota yang indah dengan masyarakat yang ramah. “Kami sangat berterima kasih atas undangan ini,” ucapnya dengan gembira.

Setiap negara kemudian menyajikan perkenalan budaya mereka, termasuk pakaian tradisional dan tarian khas dari masing-masing negara. Semua kegiatan berjalan dengan penuh semangat, meninggalkan kesan yang mendalam bagi para peserta workshop. (sr/rn/lis)

Baca Juga :  Luar Biasa, Warga Antusias Hadiri B-TIFF Hari Kedua