29 April 2026

Hari Ibu 2025, Sri Wahyuni Ingatkan Emak-Emak Adalah Penggerak Perubahan Sosial

Ragamnusantara.id, – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan pesan khusus kepada para ibu dalam peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2025. Ia menekankan bahwa peran ibu tidak hanya terbatas pada urusan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh besar terhadap arah pembangunan daerah hingga masa depan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Sri Wahyuni pada Minggu, (21/12/2025), sebagai bagian dari refleksi menjelang Hari Ibu. Menurutnya, peringatan ini seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan penghargaan terhadap perempuan, terutama para ibu yang selama ini menjadi penopang utama ketahanan keluarga dan sosial masyarakat.

Sri Wahyuni menilai para ibu merupakan fondasi bangsa karena dari peran merekalah lahir generasi penerus, nilai-nilai kehidupan ditanamkan, serta kekuatan keluarga dibangun. Ia menyebut perempuan di Jawa Timur telah membuktikan perannya tidak hanya sebagai pengurus rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga, pendidik anak, relawan sosial, hingga aktor pengambil keputusan di ruang publik.

Oleh karena itu, ia mendorong para ibu agar terus percaya diri dan berani mengambil peran strategis, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, pengalaman dan suara emak-emak sangat penting dalam proses perumusan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam peringatan Hari Ibu yang mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, Sri Wahyuni menegaskan bahwa target Indonesia Emas tidak akan tercapai tanpa adanya pemberdayaan serta perlindungan yang konkret bagi perempuan, khususnya ibu. Ia juga menyatakan komitmen DPRD Jawa Timur untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada perempuan melalui regulasi, fungsi pengawasan, dan penganggaran yang responsif terhadap kebutuhan ibu dan anak.

Menutup pernyataannya, Sri Wahyuni mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Ibu sebagai momentum tindakan nyata, bukan sekadar peringatan seremonial. Ia berharap para ibu di Jawa Timur terus menjadi kekuatan utama dalam mendorong perubahan dan menentukan masa depan daerah serta bangsa.(red)

Baca Juga :  Kodim Bojonegoro Gelar Rakor Kesiapan Penutupan TMMD 125 di Desa Soko Temayang