23 Mei 2026

Polres Bojonegoro Gelar Doa Bersama Lintas Agama dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-77

Bojonegoro(Ragamnusantara.id) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77,Polres Bojonegoro menggelar doa bersama lintas agama dan silaturahmi da’i kamtibmas di gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro pada Rabu (14/6/2023) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto, SIK, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Da’i Kamtibmas, KH. Alamul Huda, da’i kamtibmas Polres Bojonegoro, dan tokoh lintas agama.

Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro mengucapkan terima kasih kepada Ketua Da’i Kamtibmas, para da’i kamtibmas Polres Bojonegoro, dan tokoh lintas agama yang hadir dalam kegiatan doa bersama lintas agama dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-77.

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama dan silaturahmi da’i kamtibmas Polres Bojonegoro merupakan wujud kemitraan antara Polri dengan tokoh agama. Ia berharap agar Kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro tetap aman dan kondusif.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan semua da’i kamtibmas dapat membantu tugas-tugas Kepolisian dalam menyampaikan himbauan kamtibmas, mengedukasi, serta menyampaikan program Polri dan pemerintah,” ujar Kapolres kepada peserta doa bersama dan silaturahmi da’i kamtibmas.

“Kami berharap da’i kamtibmas dapat menyampaikan kepada masyarakat dan jama’ahnya untuk menghindari kegiatan atau paham-paham radikalisme, anti Pancasila, serta dapat mengantisipasi berita dan informasi yang belum diketahui sumbernya atau bersifat hoax,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Da’i Kamtibmas dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-77, dan berharap agar Polri semakin prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (Presisi) di masa depan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi oleh da’i kamtibmas ke depan adalah perkembangan informasi di media sosial yang cukup banyak. Informasi yang beredar di masyarakat melalui media sosial seringkali simpang siur. Oleh karena itu, sebagai da’i kamtibmas, mereka harus mampu memilih dan memilah informasi mana yang bersifat hoax dan informasi mana yang memiliki sumber yang jelas.

Baca Juga :  Ajak Lestarikan Alam, JMSI Bojonegoro Tanam Pohon di Ngunut

Selain itu, tantangan lainnya adalah kelompok-kelompok atau golongan yang tidak mendukung prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saat ini, terdapat banyak kelompok radikal yang mengklaim kebenaran.

“Da’i kamtib

mas siap menjadi corong untuk menyampaikan dan memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat dan jama’ah. Kami siap mendukung program Kepolisian demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro,” ujar Gus Huda, sapaan akrabnya.

Sebagai simbolis, Kapolres Bojonegoro menyerahkan sarana kontak kepada da’i kamtibmas dan tokoh lintas agama. (sr/rn/res)