16 April 2026

Aturan Baru, Pelajar Di Surabaya Tidak Akan Di Beri PR

Surabaya(Ragamnusantara.id)-Sebuah Terobosan Bagi Pelajar Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya karena tidak akan lagi diberi pekerjaan rumah (PR) mulai 10 November mendatang.

Aturan baru ini bakal segera diterapkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya agar murid-murid memiliki waktu lebih untuk bersosialisasi di lingkungan tempat tinggalnya.

Tidak cuma dibebaskan dari PR, Dispendik Surabaya juga bakal melakukan pengurangan jam belajar di sekolah selama dua jam. Awalnya, jam sekolah SD-SMP berakhir pukul 14.00 maka per 10 November nanti jam belajar di jenjang sekolah tersebut harus selesai pukul 12.00 siang.

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh menjelaskan gagasan pengurangan jam belajar di sekolah dan peniadaan PR tersebut sejalan dengan program merdeka belajar 

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Siapkan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi untuk Keluarga Prasejahtera