Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan untuk formasi tahun 2022. Acara tersebut berlangsung pada Jumat (26/5/2023) di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro.
Penyerahan SK PPPK juga dihadiri oleh Asisten 3 Setda Kabupaten Bojonegoro, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengucapkan selamat kepada para tenaga kesehatan yang telah berhasil lolos sebagai PPPK. Bupati Anna juga mengimbau kepada tenaga kesehatan tersebut untuk terus meningkatkan dedikasi dan kualitas sumber daya manusia.
“Bupati Anna menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro langsung mengontrak selama 5 tahun, sementara kabupaten lain hanya mengontrak selama 1 tahun. Hal ini dilakukan untuk memberikan kepastian kepada para tenaga kesehatan dalam pekerjaan mereka,” ucap Bupati Anna. Bupati Anna juga menekankan pentingnya menjaga moralitas dan etika dalam menjalankan tugas.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja dan penyerahan secara simbolis SK oleh Bupati Bojonegoro kepada tenaga kesehatan yang telah lolos PPPK formasi tahun 2022.
Dalam laporan yang disampaikan, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Aan Syahbana, menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah mengajukan formasi PPPK tenaga kesehatan untuk tahun 2022 dengan jumlah kebutuhan sebanyak 854 orang.
Dari jumlah formasi tersebut, sebanyak 778 tenaga kesehatan tahun 2022 dinyatakan lulus. “Rinciannya adalah 567 orang untuk puskesmas, 83 orang untuk RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, 87 orang untuk RSUD Padangan, dan 41 orang untuk RSUD Sumberejo,” ungkap Aan. (sr/rn/lis)

More Stories
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Dorong Ekonomi Inklusif dalam RKPD 2027
Bupati Dianugerahi Pembina Terbaik, BUMD Bojonegoro Raih Dua Penghargaan TOP BUMD 2026
Koordinasi dan Diskusi Terkait Berbagai Permasalahan di Desa Bersama Sri Wahyuni