16 April 2026

Diduga Diskenario, DPRD Bojonegoro Soroti Seleksi Perangkat Desa Pragelan

Bojonegoro, – Dugaan kecurangan dalam seleksi perangkat Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, menuai sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Bojonegoro. Wakil Ketua DPRD Mitroatin dan anggota Komisi A Lasmiran angkat bicara menyikapi isu tersebut. (13/6/2025)

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Mitroatin menegaskan pentingnya profesionalisme Kepala Desa dalam proses seleksi perangkat. Ia menilai bahwa Kepala Desa Pragelan seharusnya memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh warga, bukan justru memunculkan kesan mengarahkan seleksi kepada kerabat atau anakya sendiri.

“Kades harus profesional. Jangan sampai menciptakan kesan hanya memberi peluang ke orang-orang tertentu. Semua warga punya hak yang sama untuk mengikuti seleksi secara terbuka dan adil,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Ia menambahkan, transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen perangkat desa. “

Kalau prosesnya terbuka, maka warga yang benar-benar berkompeten bisa ikut bersaing dan menang secara fair,” ujarnya.

Sementara itu, Lasmiran, anggota DPRD dari Komisi A, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan kecurangan tersebut. Ia memastikan DPRD akan memanggil Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro untuk menggelar hearing, serta akan melakukan inspeksi mendadak ke Desa Pragelan.

“Kita akan panggil DPMD dan lakukan sidak ke lokasi untuk memastikan informasi yang berkembang di masyarakat,” ujarnya singkat.

Diketahui, seleksi perangkat Desa Pragelan diwarnai kontroversi karena sejumlah peserta yang diduga kuat memiliki hubungan dengan Kepala Desa Rumiati dinyatakan lolos. Mereka adalah anak kandungnya Areza Ade Nugraha (nilai 59), serta dua nama lain seperti Rozy Iswanto (nilai 61) dan Hesta Afita Nanda (nilai 60). Ketiganya dinyatakan lolos seleksi untuk formasi Kepala Dusun dan Kaur Keuangan.

Baca Juga :  Kumpul Kebo Warga RI Meluas, Ini Daerah Paling Banyak

Kesamaan nilai yang diperoleh para pemenang dan keterkaitan mereka dengan Kepala Desa memunculkan dugaan adanya skenario terselubung dalam proses seleksi. Isu ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Desa Pragelan yang merasa ruang partisipasi mereka telah dibatasi.(red)