17 April 2026

Indonesia Targetkan Jadi Acuan Harga Timah Dunia

Ragamnusantara.id – Pemerintah melalui Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia stop ekspor timah pada 2023. Hal ini sebagai langkah menuju pembangunan industri hilirisasi timah mutlak.

“Kita lagi mengkaji terus dan menargetkan 2023 ya tetapi sekarang kita lagi kaji untuk penyelesaiannya,” ucap Bahlil seperti yang dikutip reporter B Universe sesaat sebelum menjadi bintang tamu di acara Obrolan Malam Fristian, Jumat(25/11/2022)

Bahlil menjelaskan selama ini Indonesia sebagai penghasil timah nomor dua di dunia setelah Tiongkok, hanya mengirimkan bahan mentah kepada negara-negara asing. Hal tersebut jauh berbeda dengan Tiongkok yang 60%-70% pertambangan mereka diolah sendiri.

Oleh karena itu, menurut Bahlil, pemberhentian ekspor timah dan fokus pada pembangunan hilirisasi merupakan langkah yang tepat karena hal tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri untuk orang melakukan investasi ke Indonesia. Adapun tujuan lain yang ingin dicapai melalui hilirisasi timah ini agar Indonesia sebagai negara penghasil timah terbesar kedua dapat menentukan sendiri harga timah dunia.

“Jangan negara lain tentukan. Bayangkan negara lain yang bukan penghasil timah menentukan harga timah. Jadi dengan kita membangun hilirisasi, pengusaha-pengusaha nasional bisa mengambil bagian, maka kita bisa menentukan harga timah dunia,” pungkas Bahlil dilansir dari BeritaSatu.

Baca Juga :  Bupati Wahono Hadirkan Drone Penyemprot Gratis untuk Bantu Petani Bojonegoro