16 April 2026

Luar Biasa, Warga Antusias Hadiri B-TIFF Hari Kedua

Bojonegoro – Antusiasme masyarakat dalam menghadiri Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival (B-TIFF) mencapai puncaknya pada hari kedua acara, Minggu (23/7/2023). Kegiatan yang berlangsung di Taman Bengawan Solo (TBS) ini menyuguhkan sejumlah rangkaian acara menarik, seperti penanaman pohon dan Panggung Hiburan Pararel, yang diawali dengan Festival Mewarnai Bupati CUP dan pameran pelaku ekonomi kreatif di alun-alun Bojonegoro.

Acara penanaman pohon di Taman Bengawan Solo dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan, termasuk Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Ninik Susmiati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnandaka Tjatur Prasetijo, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, serta kepala dinas terkait lainnya. Langkah ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga keindahan dan keseimbangan alam di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto, hari kedua B-TIFF dihadiri oleh empat delegasi negara, yakni India, Mexico, Slovenia, dan Uzbekistan. Mereka turut memeriahkan festival budaya internasional ini dengan menampilkan kekayaan seni dan budaya dari masing-masing negara.

Tidak hanya para tamu undangan dan delegasi internasional yang memadati TBS, tetapi masyarakat Bojonegoro sendiri juga tampak antusias mengikuti acara tersebut. Terlihat antusiasme yang sama pada peserta Lomba Mewarnai Bupati CUP yang digelar di alun-alun. Acara ini menyedot perhatian banyak anak-anak dan orang tua, dengan hadirnya Bupati Anna Mu’awanah untuk memberikan semangat pada para peserta.

Agenda lomba mewarnai ini menjadi salah satu bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung program pemerintah pusat untuk mewujudkan pendidikan PAUD yang berkualitas. Rasmadi, Kepala Bidang Pendidikan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan, menyampaikan bahwa terdapat empat dimensi penting yang harus diperhatikan, yakni proses pembelajaran, kemitraan dengan orang tua, tata kelola kelembagaan yang baik, serta dukungan fasilitas dari orang tua untuk kebutuhan esensial anak.

Baca Juga :  Sindrom Impostor di Media Sosial: Apa Itu & Cara Mengatasinya?

Semangat kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam B-TIFF 2023 menjadi cerminan dari komitmen untuk melestarikan budaya dan seni, serta mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Bojonegoro. Melalui acara ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata dan memperkuat kerjasama budaya antar negara. (sr/rn/lis)