12 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Gelar Final Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) menyelenggarakan final Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten pada Rabu (16/10/2024). Acara berlangsung meriah di Pendopo Malowopati, dihadiri oleh sejumlah peserta, orang tua, dan tamu undangan yang antusias.

Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dispusip yang konsisten menyelenggarakan lomba ini sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya membaca dan bertutur di kalangan anak-anak.

“Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati. Teruslah bersemangat dan cintailah membaca,” ujarnya.

Menurut Pj Bupati, kegiatan ini diharapkan dapat membiasakan anak-anak untuk membaca dan menyampaikan cerita, sekaligus melestarikan pengetahuan dan budaya lokal, terutama warisan budaya Bojonegoro. Ia juga menyampaikan harapan agar perpustakaan di Bojonegoro bisa semakin berkembang dengan fasilitas yang memadai dan berstandar nasional.

“Perpustakaan adalah gudang ilmu, dan membaca adalah jendela pengetahuan,” katanya, berharap generasi muda akan terus menjaga budaya membaca.

Kepala Dispusip Bojonegoro, Erick Firdaus, menjelaskan bahwa perpustakaan kini berperan penting sebagai pusat informasi, mengikuti perkembangan zaman yang serba digital. Ia menambahkan bahwa Lomba Bertutur bertujuan untuk mengasah keterampilan bercerita dengan memanfaatkan buku cerita lokal yang kaya nilai budaya dan moral.

“Budaya gemar membaca ini dikembangkan melalui tiga jalur: keluarga, pendidikan, dan masyarakat,” terangnya.

Kegiatan tahun ini diikuti oleh 58 siswa dari 42 sekolah di Bojonegoro, dengan tujuan utama meningkatkan literasi masyarakat dan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Kami ingin memupuk mental kreatif, cinta budaya, dan kesiapan kompetitif di kalangan generasi muda,” tambah Erick.

Salah satu juri, Kak Budi dari Kampung Dongeng, memberikan evaluasi terkait penampilan peserta. Ia menyebut persaingan cukup ketat dengan penampilan yang telah dipersiapkan secara matang, meski masih ada beberapa catatan seperti perlunya dialog dalam cerita.

Baca Juga :  Persit Koramil Kepohbaru Bojonegoro Gelar Cek Kesehatan Gratis

“Kreativitas guru diperlukan agar ada dialog, tidak sekadar narasi,” ucapnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam bercerita, peserta perlu menghayati cerita dan mendalami ekspresi.

Acara ini menjadi salah satu upaya Pemkab Bojonegoro untuk membangun generasi muda yang literat, kreatif, serta cinta budaya, selaras dengan visi daerah yang mengedepankan pendidikan berbasis budaya.(sr/rn)

Berikut Pemenang Lomba Bertutur Tahun 2024 : 

Juara 1 

Ibrahim Al-Hafidz (SDN Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo) membawakan kisah Khayangan Api.

Juara 2 

Shakila Mulia (SDN Prambatan I Kecamatan Balen) membawakan kisah Kedatangan Ki Andong Sari. 

Juara 3

Crysta Eri Antariksa (SD Katolik Santo Paulus Bojonegoro) membawakan kisah Keris Jangkung Luk Telu Blongpok Gonjo 

Juara Harapan 1 :

Jihan Anindya Tristanti (SDN Dander I, Kecamatan Dander) membawakan kisah Asal Usul Desa Dander

Juaran Harapan 2 :

Alula Farzana Almira (SDN Sugihwaras I, Kecamatan Kepohbaru) membawakan kisah Rondo Kuning Pagak

Juara harapan 3 :

Maya Dwi Permata Sari (SDN Grebegan, Kecamatan Kalitidu) membawakan kisah Asal Usul Sendang Pacing Tawa.