14 Januari 2026

Pj Bupati Bojonegoro Hadiri Rapat Paripurna DPRD

Bojonegoro,- Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto, menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/10/2024). Agenda rapat tersebut adalah penyampaian jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Dalam pemaparannya, Adriyanto menjelaskan bahwa rancangan APBD 2025 dirancang dengan prinsip efektivitas, efisiensi, serta keadilan dan ketepatan sasaran. Ia mengungkapkan, estimasi pendapatan daerah untuk tahun mendatang mencapai Rp 5,112 triliun, bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan pendapatan lainnya. Sementara itu, proyeksi belanja daerah diperkirakan sebesar Rp 7,404 triliun, sehingga tercatat defisit anggaran sekitar Rp 2,262 triliun.

“Kami berkomitmen meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pengembangan potensi lokal, khususnya di sektor pariwisata, pertanian, serta industri kecil dan menengah,” ungkap Adriyanto.

Selain itu, pemerintah daerah berupaya memanfaatkan sistem digital untuk pengelolaan pajak dan retribusi daerah demi meningkatkan efisiensi serta transparansi, yang diharapkan dapat menopang pendapatan asli daerah lebih optimal.

Pemkab Bojonegoro juga berfokus pada kegiatan produktif yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta kemajuan sosial daerah.

“Belanja pemerintahan akan diutamakan pada pelayanan dasar publik sesuai dengan standar layanan minimal yang ditetapkan,” tambahnya.

Di bidang pendidikan, Adriyanto menyampaikan langkah lanjutan terkait Dana Abadi Pendidikan. Dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan No. 64 Tahun 2024 mengenai Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Dana Abadi Daerah, Pemkab Bojonegoro tengah membahas Raperda Dana Abadi sebagai wujud investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM daerah.

Selain itu, Pemkab Bojonegoro berencana mengembangkan sektor pertanian ramah lingkungan dengan pemanfaatan teknologi dan inovasi. Pemerintah akan mendorong kelompok tani untuk membuat dan menggunakan biosaka serta pupuk organik cair berbasis urin sapi.

Baca Juga :  Dukung Inovasi Pertanian: Exxonmobil Bersama el- SAL Indonesia adakan pelatihan Pertanian

“Kami akan terus membuka ruang diskusi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan anggaran yang direncanakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Bojonegoro,” tutup Adriyanto.