16 April 2026

Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar LPG 3 kg Bersubsidi untuk Mengatasi Kekurangan Pasokan

Bojonegoro(Ragamnusantara.id) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro telah mengadakan operasi pasar khusus LPG 3 kg bersubsidi pada Jumat (9/6/2023) di KPH Dander. Sebanyak 560 tabung LPG 3 kg telah didistribusikan dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Operasi pasar LPG 3 kg bersubsidi sebelumnya telah dilakukan di empat lokasi, yaitu di pangkalan di Kecamatan Sugihwaras Desa Panunggalan, Pendopo Kecamatan Kanor, dan Kecamatan Bubulan. Pada Jumat (9/6/2023), operasi pasar dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di Kecamatan Dander dan Kecamatan Temayang.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi, menjelaskan bahwa pasar murah ini diadakan untuk mengatasi meningkatnya permintaan LPG 3 kg bersubsidi menjelang Hari Idul Adha 1444 H. Pihaknya telah bekerja cepat dengan bekerja sama dengan pihak terkait.

“Sudah ada koordinasi dengan PT. Pertamina Patra Niaga Surabaya melalui surat permohonan penambahan pengiriman LPG 3 kg bersubsidi, dan alhamdulillah, penambahan sebanyak 87 MT telah disetujui dan didistribusikan ke pangkalan dan pasar murah di Pendopo Kecamatan Sugihwaras, Desa Panunggalan, Pendopo Kecamatan Kanor, dan Bubulan. Selanjutnya, akan dilanjutkan di Temayang, Dander, dan lokasi lainnya,” ujar Sukaemi pada Kamis (8/6/2023).

Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk tabung LPG 3 kg adalah Rp 16 ribu. Setiap KTP berhak membeli dua tabung gas. Setiap kecamatan disediakan 560 tabung LPG 3 kg.

Salah satu warga Kecamatan Dander, Tasmisih, merasa sangat bersyukur dengan adanya pasar murah ini. Ia mengakui kesulitan dalam mendapatkan LPG belakangan ini. “Saya memiliki warung dengan delapan tabung kosong. Sulit mencarinya. Saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, alhamdulillah, karena saya bisa mengisi tabung gas di warung yang kosong,” ujarnya sambil menunjukkan dua tabung yang masih kosong.

Baca Juga :  Respon Keluhan Masyarakat, Satlantas Polres Bojonegoro Gelar Patroli dan Penertiban Knalpot Brong

Di tempat yang sama, Prayitno, warga setempat, berharap agar pasar murah diadakan lagi di masa mendatang. Ia bahkan sudah mencari stok LPG dengan berkeliling kota Bojonegoro hingga Bangilan, Kecamatan Kapas. “Warung saya kosong. Saya mencari LPG untuk dijual kembali. Biasanya saya menjualnya dengan harga Rp21 ribu. Bahkan ada orang dari Desa Kunci yang datang ke sini,” tambahnya. (sr/rn/lis)