Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah kembali meluncurkan program insentif baru bagi warga setempat. Kali ini, program tersebut menyasar para jomblo yang akan mengakhiri masa lajangnya.
Dilansir melalui akun Instagram Bupati Bojonegoro @annamuawanah_, Bupati Anna menyampaikan bahwa, setiap pasangan yang menikah pertama kali dan memenuhi persyaratan usia akan mendapatkan insentif sebesar Rp 2 juta perorang dari pemerintah. Program ini diharapkan dapat mengurangi pernikahan dini di daerah tersebut.
“Mulai akhir tahun pemerintah akan memberikan Insentif bagi putra putri yang cakap menikah dan menikah pertama kali,” terang Anna.
Ia menjelaskan, bahwa syarat untuk mendapatkan insentif adalah menikah di usia 19 – 30 tahun bagi wanita dan 21 – 30 tahun bagi pria dan merupakan pernikahan pertama kalinya.
“Kalau usia 28 atau 29 tapi menikah yang kedua kali, itu tidak dapat. Kalau pernikahan yang pertama, itu baru dapat Insentif,” jelasnya.
Pasangan yang menikah untuk kedua kalinya tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif. Selain itu, calon pengantin juga harus berKTP Bojonegoro. Jika salah satu dari mereka berasal dari luar kota, insentif hanya akan diberikan kepada satu pengantin yang berKTP Bojonegoro.
Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga di Bojonegoro, sambil mencegah pernikahan dini dan mengurangi kenakalan remaja. Anna berharap program ini dapat membantu anak-anak tumbuh menjadi orang yang lebih bertanggung jawab dan matang secara karakter.
“Bila keduanya KTP Bojonegoro, maka akan mendapatkan Rp 4juta rupiah,” pungkasnya.
Program insentif ini akan diluncurkan pada akhir tahun ini. Bagi pasangan yang memenuhi syarat dan ber-KTP Bojonegoro, mereka akan mendapatkan insentif sebesar Rp 4 juta. Semoga program ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro dan mengurangi pernikahan dini di daerah tersebut.

More Stories
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni: Fenomena Janda Muda Tak Bisa Diabaikan
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Dorong Ekonomi Inklusif dalam RKPD 2027
Pelari Terjatuh di Alun-Alun Kebumen, Diduga Tertabrak Mobil Mainan