Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah berhasil melakukan pembangunan jalan desa sepanjang 427,46 kilometer melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diberikan kepada desa-desa. Capaian ini merupakan hasil dari rekapitulasi selama dua tahun, yaitu dari tahun 2021 hingga 2022.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUBMPR), pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten telah berhasil membangun sepanjang 309,88 kilometer jalan desa, yang melibatkan 241 desa sebagai penerima bantuan. Sementara pada tahun 2022, pembangunan jalan desa dilakukan sepanjang 117,58 kilometer dengan melibatkan 135 desa sebagai penerima BKK.
Chusaifi Ivan, Sekretaris Dinas PUBMPR Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa BKK Desa ini merupakan bantuan yang diberikan secara khusus kepada desa-desa. Dalam hal pembangunan, terdapat dua tipe jalan yang dibangun, yaitu jalan aspal dan jalan cor beton.
Ivan menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, pengadaan BKK Desa dilakukan dengan prinsip swakelola yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara gotong-royong. Jika pengadaan tidak dapat dilakukan melalui swakelola, maka dapat dilakukan melalui penyedia jasa baik secara sebagian maupun keseluruhan.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa sebagai penerima manfaat bertanggung jawab dalam melaksanakan proses pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan. Dalam hal ini, pemberdayaan masyarakat lokal menjadi efek positif yang tercipta.
Dinas PUBMPR memberikan bantuan konsultasi teknis melalui verifikasi perencanaan dan melakukan monitoring terhadap setiap permohonan yang diajukan oleh tim pelaksana desa terkait dengan pelaksanaan BKK Desa tersebut. Untuk tahun 2023, rencananya akan dilakukan pembangunan sepanjang 170 kilometer jalan desa dengan melibatkan 131 desa sebagai penerima BKK Desa. (sr/lis)

More Stories
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni: Fenomena Janda Muda Tak Bisa Diabaikan
Pelari Terjatuh di Alun-Alun Kebumen, Diduga Tertabrak Mobil Mainan
Angin Kencang Robohkan Dapur Program MBG di Kedungadem, Bojonegoro