16 April 2026

Wayang Kulit di TITD Hok Swie Bio, Wujud Toleransi di Bojonegoro

Ragamnusantara – Sebuah pertunjukan wayang kulit digelar di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio di Jl. Jaksa Agung Suprapto no 125 Bojonegoro pada hari Selasa (29/8/2023) sebagai bagian dari perayaan Hari Besar Sembahyang Sedekah Bumi. Ini mencerminkan tingginya tingkat toleransi yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Kehadiran Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Tamam Syaifudin, dalam acara ini menjadi wujud penghargaan terhadap pelaksanaan sedekah bumi yang menunjukkan semangat kerukunan antar umat beragama. Tamam berharap agar semangat ini dapat merasuki masyarakat Bojonegoro dalam menjaga kerukunan, kedamaian, dan keharmonisan.

Menurut Tamam, harmoni ini tidak terlepas dari peran dan bimbingan Ibu Bupati Bojonegoro, yang telah secara aktif memajukan sumber daya manusia, mempromosikan kebudayaan, serta menyelesaikan proyek infrastruktur yang hampir rampung menjelang akhir tahun.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, yang datang bersama suaminya. Bupati Anna dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya atas penyelenggaraan sedekah bumi yang dikombinasikan dengan pertunjukan seni wayang kulit. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap upaya pelestarian warisan budaya Indonesia.

“Dalam esensi seni pewayangan, cerita selalu berakhir dengan ‘becik ketitik olo ketoro’, yang mengandung pesan mendalam dalam kehidupan,” kata Bupati Anna.

Bupati Anna berharap bahwa melalui pertunjukan seni wayang kulit ini, semangat gotong royong akan semakin menguat, dan Kabupaten Bojonegoro akan semakin kokoh, tenteram, aman, dan nyaman.(sr/rn/lis)

Baca Juga :  Destinasi Wisata Religi Petilasan Eyang Citro Suto, Tokoh Cikal Bakal Desa Ngunut Bojonegoro